Showing posts with label Kompetisi Blog. Show all posts
Showing posts with label Kompetisi Blog. Show all posts

Sunday, March 17, 2019

Resolusi Traveling 2019 Bersama RedDoorz: Ke Solo, Ku Akan Kembali!


Karena aku percaya, setiap aku bepergian ke mana saja akan ada yang selalu kubawa pulang sebagai buah tangan. Tak melulu makanan atau kerajinan khas suatu daerah. Lebih dari itu: sebuah pembelajaran. Inilah esensi bepergian versiku.

Seorang penulis kenamaan asal Nigeria, Chimanda Ngozi Adichie, pernah berpendapat bahwa: "I think you travel to search and you come back home to find yourself there." Aku setuju dengan pendapat tersebut, karena menurutku pribadi bepergian menjadi salah satu alasan untuk kita dalam berintropeksi diri. Sebab, banyak aspek yang dapat kita pelajari saat kita melakukan bepergian. Salah satunya kita mengenal budaya baru.

Ini juga didukung dengan Social Learning Theory (Albert Bandura, 1977). Dimana teori tersebut dijelaskan bahwa: tingkah laku manusia akan muncul karena adanya interaksi timbal balik yang berkelanjutan antara pengaruh kognitif, behavioral, dan lingkungan. Untuk mempelajari ini, kita harus benar-benar berada di tempat yang mau kita amati. Tidak mungkin bila kita ingin mengenal suatu tempat hanya dari internet. Akan ada kesan yang berbeda, lantas bepergianlah.

Dari penjelasan di atas, aku semakin yakin bahwa tujuan aku untuk bepergian bukan hanya untuk bersenang-senang semata tetapi ada pula buah tangan yang harus aku bawa pulang. Kemudian inilah yang menjadi salah satu resolusi traveling-ku di tahun 2019. Bepergian untuk belajar.


Lantas kemana aku akan pergi? Sempat bingung sebenarnya, sebab di Indonesia sendiri masih banyak tempat yang belum aku kunjungi. Tetapi ada hasrat tersendiri untuk kembali ke tempat yang sebenarnya sudah aku singgahi.

Jawabannya jatuh ke kota Solo.

Ya, kota Solo menjadi tempat yang ingin kudatangi. Sudah dua kali sebenarnya pernah singgah di kota ini. Terakhir di tahun 2015 saat hadir dalam acara "Netizen Gathering" yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyaratan Rakyat Republik Indonesia. Saat itu, tak banyak tempat yang aku kunjungi namun telah memberikan kesan tersendiri bagiku dan kepingin rasanya aku kembali kesana.

Alasan lainnya, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia telah mengeluarkan "Indonesia Most Livable City Index 2017". Dan kota Solo, berhasi menyabet kembali peringkat pertama sebagai kota ternyaman dan paling layak huni di Indonesia dengan presentase 66,9 persen. Masuk dalam golongan Top Tier City, rata-rata merupakan kota dengan karakter kelokalan yang kuat dan preservasi karakteristik tradisional yang kental.

Aku rasa, aku tak salah memilih kota Solo menjadi jujukanku kali ini. Saatnya merencanakan kepergian, hal pertama yang aku lakukan biasanya adalah melakukan riset kecil-kecilan mencari tahu apa saja yang menarik dari tempat aku datangi. Selanjutnya, aku akan mencari akomodasi yang menjangkau satu tempat ke tempat yang lain. Tentunya dengan perhitungan biaya yang aku keluarkan selama bepergian.

***

Ke Solo, Ku Akan Kembali

Setiap bepergian aku sangat menyukai mengunjungi tempat-tempat yang berkaitan tentang sejarah, seni dan budaya. Sangat menarik bagiku jika dapat mengenal wawasan baru. Di Solo ada beberapa destinasi yang sudah masuk daftar kunjunganku ketika berada di sana nantinya. Aku membaginya dalam empat kategori: wisata keraton, wisata batik, wisata museum dan wisata kuliner. Mari langsung kita mulai rencanaku menjelajahi kota Solo ini.


Dalam artikel "Panduan Wisata ke Solo yang Wajib Kamu Coba!" yang aku baca dari blog RedDoorz. Keraton Surakarta masuk ke dalam daftar tempat yang patut dituju saat berada di Solo. Keraton ini sendiri merupakan istana resmi Kasunanan Surakarta yang didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744. Tujuan didirikannya adalah sebagai pengganti Istana/Keraton Kartasura yang porak poranda akibat peristiwa Geger Pecinan atau Tragedi Angke yang terjadi pada tahun 1743. Suasana di dalam Keraton Surakarta yang terasa lebih asri, banyak pohon rindang yang menyejukkan. Dijumpai pula abdi dalem yang setia merawat kelestarian tempat ini.


Ada pula Pura Mangkunegaran yang menjadi pusat budaya dan seni di kota Solo. Istanan nan megah ini didirikan pada tahun 1757. Sama halnya dengan Keraton Surakarta, arsitekturnya bergaya perpaduan antara Jawa-Eropa. Aku ingin mencoba sensasi makan malam di tempat ini yang banyak diminati oleh turis, namanya Mangkunegaran Royal Dinner. Kedua tempat ini memiliki peninggalan kerajaan yang tetap terjaga hingga sekarang.


Batik telah diakui sebagai warisan dunia yang berasal dari Indonesia oleh UNESCO sejak tahun 2009. Cara untuk mencintai budaya batik adalah dengan memakai pakaian batik. Di Solo, aku sempat mengunjungi Pasar Klewer yang menjual aneka batik tapi itu sudah lama sekali. Kalau tidak salah saat masih di Sekolah Dasar, hehe! Sudah cukup lama dan memang seharusnya aku kembali ke sana, berburu batik.

Berikutnya mengunjungi Kampung Batik di Laweyan dan Kauman. Aku pernah ke Laweyan, suasana kampungnya asri dan menenangkan bagiku. Banyak dijumpai tempat pembuatan batik di kedua tempat tersebut. Yang membedakan jika di Kampung Kauman khas dengan batik berwarna gelap dan bermotif klasik, sedangkan di Kampung Laweyan umumnya berwarna cerah.



Ingin rasanya aku belajar untuk membatik. Membayangkan duduk di dingklik sambil memegang sehelai kain. Dengan perlahan aku menggoreskan canting mengikuti pola yang sudah ada di kainnya. Hasilnya lalu aku bawa dan aku simpan sebagai kenang-kenangan. Mengasyikkan sepertinya. Apalagi sambil ditemani musik gamelan khas Jawa.


Sebenarnya saat mengunjungi keraton, di dalamnya sudah ada museum yang dapat kita lihat koleksinya. Tetapi di Solo masih ada museum yang bikin aku penasaran, apalagi aku menyukai ketika berkunjung ke museum. Pertama-tama aku ke Museum Radya Pustaka, museum ini menjadi museum tertua di Solo sekaligus di Indonesia. Wow! Selanjutnya untuk lebih mengenal batik, ada Museum Batik Danar Hadi yang menyuguhkan koleksi batik yang cukup lengkap.

Selain batik, ada keris yang masuk daftar warisan dunia oleh UNESCO. Di Solo, ada museum dengan koleksi ratusan keris namanya Museum Keris Nusantara. Ada pula Lokananta yang merupakan studio rekaman musik pertama di Indonesia, di sini kita dapat mencari kepingan sejarah musik di Indonesia.




Nah, ini dia yang paling baru. Tumurun Private Museum yang menyajikan koleksi karya seni yang membuat decak kagum siapa saja yang melihatnya. Aku yang mengukai museum seperti ini pasti akan berlama-lama mengamati setiap karya yang dipamerkan. Museum ini merupakan museum pribadi, jadi kalau mau berkunjung harus membuat janji dulu sebelumnya.


Ok, sepertinya sambil berkeliling cukup banyak tempat di Solo. Kita harus memikirkan urusan perut, agar tetap bertenaga selama bepergian. Saatnya kita berwisata kuliner.

Solo bak surga makanan dengan variasi yang beragam dan dapat dikatakan legendaris. Ada lima makanan yang ingin aku cicipi di Solo. Di antaranya: Timlo Sastro, Selat Solo Mbak Lies, Tengkleng Klewer Bu Edi, Sater Kere Yu Rebi dan Soto Gading. Sebagai penutup, aku menikmati Es Dawet Telasih Bu Dermi dan tentunya Serabi Notosuman. Aku paling suka sesi makan makanan khas suatu daerah, dimana setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Ah, bakal kenyang banget ini!


Itu tadi beberapa destinasi wisata yang akan kunjungi. Ternyata banyak banget ya. Terlewat, saat di Solo singgah ke pasar tradisionalnya menjadi pilihan yang sayang 'tuk dilewatkan. Karena, menurutku kita dapat melihat wajah suatu kota dari pasarnya. Wah, sepertinya banyak pembelajaran yang aku dapatkan sepulang dari Solo nih! Pengetahuan seputar seni dan budaya, lengkap dengan sejarah di belakangnya.

***

Berkenalan dengan RedDoorz

Setelah menentukan ke mana saja aku akan pergi selama di Solo. Kini saatnya untuk mencari tempat menginap. Sebagai seorang smart traveler, penting bagiku untuk mengatur keuangan selama bepergian. Segala sesuatunya harus diperhitungkan benar-benar, terutama urusan akomodasi. Kita harus pintar dalam mencari akomodasi, selain harga terjangkau tentunya juga jaminan yang layak selama kita tinggal. Urusan ini selalu aku percayakan kepada RedDoorz.

RedDoorz adalah sebuah jaringan penginapan budget online terbesar di Indonesia. Jangkauannya sudah mencapai 40 kota di Indonesia, mulai dari Medan, Jakarta, Banjarmasin sampai Makassar. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 99 ribu. Sangat terjangkau, bukan?


Keuntungan menggunakan RedDoorz yakni banyaknya metode pembayaran yang ditawarkan, selain transfer antar bank kita dapat membayar di minimarket seperti Alfamart atau Indomaret. Selain pembayaran langsung, ada fitur "bayar di hotel" dimana kita dapat memesan dahulu dan membayar sesampainya di hotel. Prosesnya tanpa ribet sama sekali, aku sering menggunakan fitur ini.

Kalian dapat mengakses RedDoorz melalui website resminya atau mengunduh aplikasi di gawai kalian. Sudah tersedia Google Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS. Mengapa harus mengunduh di gawai? Supaya lebih mudah dan update dengan informasi terbaru dari RedDoorz.

Kalau diperhatikan ada tiga pilihan: RedDoorz, RedDoorz Plus dan RedDoorz Premium. Ini berdasarkan luasan kamar dan pilihan tipe kamar di dalamnya. Jadi contohnya ada satu properti RedDoorz Plus, selain menyediakan kamar biasa mereka juga ada kamar premium yang lebih luas. Tentunya harganya lebih mahal dari yang biasa, ya.

Aku beberapa kali pernah menginap di RedDoorz. Saat di Jakarta, RedDoorz Plus @ Setiabudi Eight menjadi pilihanku. Letaknya strategis dekat dengan pusat kota dan untuk menjangkau transportasi umum TransJakarta dengan berjalan kaki sudah sampai halte di bilangan jalan Sudirman.

Suasana kamar di RedDoorz Plus @ Setiabudi Eight, Jakarta. (Dok. Pribadi)

Fasiliats penunjang di dalam kamar RedDoorz Plus @ Setiabudi Eight, Jakarta. (Dok. Pribadi)

Sesuai dengan artikel berjudul "Cara Jitu Tetap Hemat Saat Liburan di Luar Kota" yang pernah aku baca juga di blog RedDoorz, ada satu tips yang dimana kita diajarkan untuk "Pilih Hotel dekat Tempat Wisata". Saat di  Makassar aku coba mempraktekkanya dengan menginap di RedDoorz Premium near Pantai Losari 2 yang sesuai namanya properti ini dekat dengan pantai.

Setiap transaksi di RedDoorz kita akan mendapatkan cashback berupa RedCash yang nantinya dapat digunakan sebagai potongan untuk pemesanan berikutnya. Di RedDoorz juga banyak promo yang menurutku tak pernah ada habisnya, contohnya potongan hingga 30% sampai pemesanan dua malam gratis satu malam.

Di Surabaya sendiri, aku pernah menginap di RedDoorz Plus @ Surabaya City Center. Benar-benar properti yang berada di tengah kota, menjangkau tempat makan hingga pusat oleh-oleh khas kota Pahlawan. Dengan merogoh kocek sekitar Rp 200 ribu, kita sudah dapat menikmati menginap hotel bintang tiga.

Oh ya, sebagai "Finnest Afforadble Accomodation" ada enam garansi layanan yang ditawarkan oleh RedDoorz. Di antaranya: wifi gratis, televisi satelit, air mineral, linen bersih, kamar mandi bersih, dan perlengkapan mandi.

Layanan lainnya tergantung pada masing-masing hotel, tempat kita menginap. Ada yang menyediakan kamar mandi dengan shower, ada pula dengan bath tub. Bahkan, ada yang memiliki fasilitas kolam renang. Yang menjadi ciri khas kamar RedDoorz ialah keberadaan aksen merah yang kita jumpai tempat tidur.


Kondisi kamar Premium di RedDoorz Plus @ Surabaya City Center. (Dok. Pribadi)

Kamar Premium di RedDoorz Plus @ Surabaya City Center dilengkapi dengan televisi 40" dengan sambungan tv kabel. (Dok. Pribadi)

***

Kembali lagi ke resolusi traveling-ku di tahun 2019 yang ingin bepergian sambil belajar memahami karakteristik masyarakat setempat. Dan kota Solo menjadi pilihanku.

Jadi, nanti waktu ke Solo aku mau menginap di RedDoorz lagi? Tentunya dong!

Nanti ke Solo, aku rencana menginap di RedDoorz Premium near Solo Grand Mall. Tak terlalu jauh untuk menjangkau tempat-tempat yang sudah aku masukkan dalam daftar kunjungan. Untuk tipe kamarnya sendiri, mungkin RedDoorz Suite, kamar yang lebih luas dan spesial dengan kenyamanan lebih. Lokasinya strategis tak jauh dari tempat wisata dan pusat perbelanjaan.

Kamar tipe Suite di RedDoorz Premium near Solo Grand Mall. (Dok: RedDoorz)

Sudah cukup resolusi traveling di tahun 2019 ini? Belum.

Jika terwujud, apakah ke Solo saja tahun ini? Masih ada beberapa tempat yang hendak aku kunjungi. Ingin rasanya dapat menginjakkan kaki ke luar negeri. Ke Manila mungkin, di Filipina. Aku sering menonton telenovela asal Negeri Lumbung Padi tersebut dan menyukai karakter masyarakat di sana. Ah, semoga bisa ke sana! Amin.

Perlu kalian ketahui, selain di Indonesia, RedDoorz sudah tersedia di Singapura, Filipina dan Vietnam. Aku sempat mengecek harga hotel di Manila, ternyata hampir sama dengan yang di Indonesia. Senangnya!

Semoga dari resolusi traveling-ku ini aku benar-benar belajar akan suatu wawasan baru yang dapat aku ambil sebagai pembelajaran untuk ke depannya. Menjadi refleksi diri sendiri bahwa kita kudu bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang. Dan percaya bahwa kemajemukan yang kita temui bukanlah menjadi perbedaan atau penghalang, justru inilah yang menjadi pelengkap satu sama lain.

Ini resolusi traveling 2019-ku bersama RedDoorz. Bagaimana dengan kamu?



***

"Tulisan ini diikutsertakakan dalam RedDoorz Blog Competition: Resolusi Traveling 2019 Kamu!"

Friday, April 29, 2016

Sebarkan Pesan Positif Lewat Merchandise Kreatif CustomBagus




"Products are made in the factory,
but brand are created in the mind."
—Walter Landor

Sebagai pemanasan, main tanya jawab dulu yuk! Mudah kok pertanyaannya, menjawabnya tak perlu memakan waktu yang lama. Ini bukan ujian sekolah. Hehe! Sudah siap? Ajak temanmu juga deh untuk menjawab secara bersamaan, nanti di akhir pertanyaan kalian bisa saling mencocokkan jawaban satu sama lain. Yuk, kita mulai...


Tetot! Waktu habis! Sudah selesai menjawabnya? Bagi kamu yang menjawabnya dengan teman kalian, coba cocokkan jawabannya dulu. Apakah ada kesamaan? Saya yakin untuk pertanyaan pertama kalian akan merujuk pada merek berinisial "A", inisal "I" untuk pertanyaan kedua dan inisial "R" untuk pertanyaan terakhir. Kok bisa gitu? Di dunia marketing hal ini disebut sebagai brand yang "top of mind", maksudnya brand atau merek yang pertama kali muncul di benak kalian saat dikaitkan dengan produk tertentu.

Promosi adalah kunci utama untuk meningkatkan brand awarness dari suatu merek, sehingga pada akhirnya menjadi yang selalu diingat oleh masyarakat. Sekarang, telah banyak media promosi yang banyak digunakan oleh perusahaan atau brand. Salah satunya dengan produk promosi atau acapkali kita kenal dengan sebutan merchandise, yang menjadi senjata yang baik untuk menggaet perhatian pangsa pasar. Contohnya: kita sering mendapati suatu brand yang membagikan merchandise-nya secara cuma-cuma, umumnya berupa barang layak pakai. Payung beraneka warna, kaos bertuliskan tulisan persuasif, kalender dan masih banyak lagi lainnya.

Tak mau kalah dengan mereka, aku pun menjajal untuk membuat merchandise sendiri. Untuk apa? Sekedar bocoran saja, pada pertengahan tahun ini tepatnya saat ulang tahunku yang ke-19 aku akan meluncurkan blog baru. Asyik! Blog kali ini aku persiapkan dengan sepenuh hati; dari nama, desain template, alamat domain, filter foto, sampai gaya font yang dipakai. Waduh, banyak banget ya. Selain itu, berbeda dari blog-blogku terdahulu nantinya di rumah baruku tersebut aku ingin memiliki merchandise sendiri. Hitung-hitung untuk promosi gitu.

***

Pengalaman Membuat Merchandise Kreatif Bersama CustomBagus

Tepat sekali, saat sedang gundah gulana mencari tempat yang cocok untuk membuat merchandise. Aku bertemu dengan CustomBagus, penyedia layanan digital printing untuk kebutuhan promosi yang memiliki showroom Jl. Dr. Muwardi II No. 18, Grogol, Jakarta Barat. Meskipun berdomisili di Jakarta, aku yang di Surabaya masih dapat memesan di CustomBagus, kok. Cukup bermodalkan gadget berkoneksi internet, buka saja katalog online CustomBagus (http://www.custombagus.com/). Disana terpampang berbagai macam produk; alat tulis kantor, peralatan rumah tangga, hingga aneka produk hobi. Semua ada dalam satu tempat, totalnya mencapai lebih dari 100 produk. Lengkap banget!

Colorful: Tampak halaman awal website CustomBagus (http://www.custombagus.com/).

Lengkap: Beragam pilihan produk yang cocok sebagai kebutuhan promosi.
(Foto diambil dari website CustomBagus)

Sempat dibuat bingung dalam memilih produk, aku terbantu oleh customer service yang ramah dan tanggap meladeni setiap pertanyaanku. Saat itu, aku menanyakan bisa tidaknya memesan dalam jumlah satuan melalui live-chat-box yang tersembunyi di pojok kanan bawah website. Cukup sekali klik ikon laki-laki bernama "Bagus" yang mengenakan pakaian oranye dan headset di kepalanya, chat box pun muncul. Praktis sekali.

Beberapa produk ternyata dapat dipesan secara satuan... dan akan ada harga khusus bila memesan dalam kuantitas yang lebih banyak. Aku disarankan untuk memilih antara kartu nama, kaos DTG, case gadget, dompet atau mug yang dapat dipesan satuan. Olehnya aku juga dijelaskan tentang tata cara pemesanan di CustomBagus.

Pilihanku tertuju pada mug. Alasan utama mengapa aku memilih mug, yakni karena menurutku di mug terdapat space yang cukup untuk menempatkan desain --dapat berubah logo/identias brand kita. Mug juga salah satu item yang sering dipakai oleh kebanyakan orang. Aku pun menuju halaman tentang aneka ragam mug. Tak hanya satu mug yang aku temukan. Lagi-lagi aku dibuat bingung, satu per satu aku buka penjelasan produk. Secara detail dijelaskan di masing-masing produk perihal kualitas bahan yang diguanakan, estimasi pengerjaan dan harga yang ditawarkan. Aku pun memilih mug yang terkesan kreatif, unik dan berbeda! Merchandise kreatif, gitu ceritanya.


Proses pemesanan di CustomBagus dapat dilakukan secara online, kita hanya perlu menghubungi kontak yang telah tersedia di website tersebut. Aku memutuskan untuk memesan via email. Sesuai apa yang telah dijelaskan sebelumnya oleh customer service bahwa setelah mengirimkan email akan ada tim dari CustomBagus yang akan menangani pesanan kita lebih lanjut. Fenny Chan, begitulah nama yang tertera dari email tanggapanku tersebut. Beliaulah yang akan menangani pesananku.

Aku langsung mengirimkan desain yang akan di-input di atas media mug, aku disarankan untuk menyelesaikan pembayaran secara transfer. Kalian juga dapat membayar dengan sistem COD atau down-payment terlebih dahulu (S&K berlaku). Sempat beberapa kali berganti file desain akibat kesalahan format file dari akunya sendiri, akhirnya pesananku siap produksi.

Kurang dari seminggu, mug-ku tersebut datang juga. Harap-harap cemas saat pertama kali mendapatkannya dari bapak kurir yang mengantarkan. Pecah tidak ya? Pecah tidak ya? Dibukalah bungkusan plastik dan buble wrap yang menyelimuti pesananku. Terima kasih bubble wrap, berkatmu mugku tidak pecah. Hehe!

Fyi, hingga akhir Juni 2016 ini ada promo menarik di CustomBagus. Gratis Ongkir Seluruh Indonesia dan Garansi Harga Terbaik (S&K berlaku). Untuk keterangan lebih lengkap dapat diakses di: http://www.custombagus.com/promo_harga_terbaik

***

Merchandise Sebagai Media Promosi Sekaligus Penyebar Pesan Positif


Hitam: Terkesan sederhan namun memiliki keajaiban yang luar biasa. (Dok. Pribadi)

Tampak luar dari mug yang aku pesan di CustomBagus ini berwarna hitam pekat. Tampak sederhana sekali awalnya. Oh ya, aku terlewat menceritakannya. Mug yang aku pesan ini memang membuat awam terkecoh dengan tampilannya. Tetapi, sesaat setelah mengisi air panas ke dalam mug tersebut. VOILA! Suatu keajaiban akan terjadi. Sesuai yang tertera di website, mug ini dinamakan mug bunglon. Mengapa demikian? Sebab, mug akan berubah warna ketika diisi air panas dan menampakkan desain aslinya. Kreatif banget. Inilah yang membuat mug ini berbeda dengan mug-mug pada umumnya.

Kalau tidak percaya, coba putar video pembuktian berikut ini:



Menarik sekali, bukan! Tak hanya sebagai media promosi dari blog baru, saat mendesain mug ini terlintas pemikiran untuk membuatnya sesuatu yang berbeda. Untuk lebih menguatkan kesan "mug ajaib", aku sematkan kutipan dari presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln. "Whatever you are, be a good one", begitulah bunyinya. Jadi, tak hanya sebagai media promosi semata tetapi sebagai media penyebar pesan positif melalui kutipan bijak.

Ajaib: Mug akan berubah warna ketika diisi air panas. (Dok. Pribadi)

Promosi: Mug juga dapat digunakan sebagai media promosi, lho! (Dok. Pribadi)

Meskipun terlihat begitu sederhana, bagiku kutipan tersebut memberikan warna lebih di hidupku. Hal ini yang ingin aku sampaikan ke orang lain juga. Tak peduli siapa pun kamu, tetaplah menjadi yang terbaik! Aku percaya melalui pesan positif tersebut akan menjadi reminder kita akan pentingnya berbuat kebajikan. Terlebih ketika diterapkan di media mug, kita selalu menggunakannya sebagai wadah membuat teh atau kopi panas. Menjadi penyemangat menyambut hari baru di pagi hari; atau menjadi penenang ketika sore.

Kedepannya tak hanya mug bunglon yang aku gunakan dalam merchandise-ku. Kaos glow-in-the-dark kelihatannya pun cocok juga. Unik! Dapat menyala ketika gelap. Ini juga tersedia di CustomBagus, lho. Atau di buku agenda yang kerap kali menorehkan catatan penting dalam hidup kita. Semakin banyak orang yang melihatnya, maka semakin banyak pesan positif yang tersampaikan. Dan tentunya semakin tenar brand dari blog-ku. Amin! 

***



Demikianlah ceritaku seputar merchandise kreatif bersama CustomBagus. Aku senang dengan mug tersebut, sesuai dengan ekspetasi saat awal memesan. Semoga dari merchandise tersebut nantinya dapat menjadikan blog baruku sebagai "top of mind" di dunia blogging, semoga saja. Tidak mau kalah dengan merek-merek yang di awal tadi kalian sebutkan!

Sedikit saran untuk CustomBagus, untuk website CustomBagus perlu di-input halaman khusus yang menyertakan informasi seputar profil perusahaan dan cara pembelian. Terlebih bila proses pemesanan dan pembayaran dapat dilakukan di satu tempat --website CustomBagus. Tapi, secara kesuluruhan manajamen pelayanan di CustomBagus sudah tanggap dalam melayani setiap kebutuhan promosi. Iya dong, tagline-nya saja "Solusi Promosi Andalan!". So, pasti handal!

Sekarang giliranmu untuk membuat merchandise kreatifmu sendiri. Terutama bagi para blogger seperti aku, bisa branding plus plus deh pokoknya!

"In business it's about people. It's about relationships." 
— Kathy Ireland











Lomba Blog: Inovasi Produk Bersama CustomBagus

Friday, January 15, 2016

Bebas Berekspresi dengan Kreasi Kaos Utees.me




Tshirts can uplift, spark, and influence. They create joy, laughter, and inspiration. What you wear can change your world. Time to embrace the power of tshirts. Wear and share your expression.
— Utees.me (www.utees.me)

Bersifat universal, menjadikan t-shirt sebagai kebutuhan yang tanpa kita pungkiri wajib untuk dimiliki. Baik laki-laki maupun perempuan; tua, muda, hingga anak-anak pernah memakainya bukan? Termasuk aku. t-shirt telah menjadi seragam dinas sehari-hariku ketika di rumah. Dipadukan dengan jeans, kaos cocok untuk dipakai berpergian atau hangout bareng teman.

Lebih dari sebuah fashion item semata, t-shirt telah berkembang menjadi bentuk penyampaian ekspresi diri. T-shirt menjadi media yang tepat dalam berekspresi dan berkreasi. Budaya mengungkapkan ekspresi melalui t-shirt sendiri telah berkembang sejak tahun 1980-an. Hal ini menjadi peluang yang memicu para insan kreatif Indonesia untuk menelorkan platform kreatif yang memudahkan kita membuat custom tshirt. Utees.me, namanya. Sebagai website design tshirt online dengan konsep DESIGN—PRINT—SHARE, siapapun dapat menjadi desainer disana. Print tshirt terasa lebih mudah.

Mobile friendly: Untuk berbelanja di Utees.me dapat diakses secara mobile. (Dok. Pribadi)

Dari peramban gadget kesayanganku, aku buka situs Utees.me. Berkat desainnya yang mobile friendly membuatnya mudah diakses melalui smartphone. Terpampang berbagai design tshirt menarik dan unik yang dapat kita beli. Semua desain tersebut dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif para desainer kaos. Dimana aku pun dapat berperan sebagai desainer. Membuat kaos sendiri, menarik sekali pikirku.

Eye-Catchy: Tampilan awal situs Utees.me (www.utees.me) versi website dengan slogannya "WEAR CREATIVE".

Sebab, tampilan mobile diperuntukan untuk berbelanja saja aku putuskan untuk beralih ke laptop. Setelah beralih, aku pun teringat niatanku untuk memberikan kejutan untuk mama yang tertunda pada saat peringatan Hari Ibu. Sayangnya hingga hari yang ditunggu tiba, niatanku tersebut tak kunjung terwujud.

"Ah, bagaimana jika aku membuatkan kaos untuk mama?", pikirku saat itu.

Selanjutnya aku terdiam, sesaat membayangkan seperti apa desain yang akan aku tuangkan ke dalam kaos nantinya. Tanpa berpikir lama, ide itu muncul mengalir begitu saja saat aku mendesain kaos melalui online tshirt creator. Sempat muncul perasaan cemas bahwasannya akan susah dalam menggunakan layanan ini. Tetapi, perasaan tersebut aku buang jauh-jauh saat mengetahui layanan tersebut mudah dalam pemakaiannya. Kita harus pintar memainkan elemen warna, grafis atau teks. Adanya pre-made template membantumu ketika kekosongan ide menyerang.


Usai membuat kaos untuk mama. Aku tak langsung menutup situs Utees.me. Seperti memiliki daya magnet yang kuat, aku tak henti-hentinya menulusuri halaman demi halaman Utees.me. Banyak hal menarik lainnya yang aku temukan disana. Tampilannya yang eye-catchy membuatku tak bosan melihatnya.

Aku mencoba menelusuri desain-desain kaos yang sudah ada sebelumnya. Dikelompokkan ke dalam 12 kategori memudahkan kita mencari kaos sesuai kepribadian kita. Mulai dari geek, music, sport hingga spirituality. Ada pula desain pilihan dan populer. Kita dapat membeli design kaos dari artis kenamaan, sebut saja Billy Davidson, Tjahjana Saphira, Ariyo Wahab. Kapan lagi, bisa beli kaos yang didesain langsung oleh sang artis. Gokil!

Social-Commerce: Tampak halaman profilku di Utees.me.

Oh ya, Utees.me tergolong social-commerce. Selain sebagai tempat berjualan, kita dapat berinteraksi dengan sesama pengguna lainnya. Setelah mendaftarkan diri kita ke akun Utees.me, kita akan memiliki halaman profil sendiri layaknya sosial media kebanyakan. Mengganti foto profil; merubah foto sampul; saling follow antar user; menyukai desain user lain dapat kita lakukan. Menariknya lagi, kita akan mendapatkan reward $1,11 per kaos bilamana desain kita terjual.

Lama aku berkutat di Utees.me, aku tertarik untuk memesan satu kaos lagi. GlowTeesMe, kaos yang dapat menyala dalam kegelapan. Ini diakibatkan adanya tambahan poliflex. Kaos ini hanya dapat dipesan melalui Line/Whatsapp, sangking penasarannya aku langsung menghubungi pihak Utees.me. Melalui Line Utees.me, aku disambut dengan ramah oleh customer service mereka. Desain Stormtrooper aku pilih, aku sangat menyukai karakter di film Star Wars ini.

Setelah melakukan konfirmasi pembayaran, estimasi pengerjaan dan pengiriman memakan waktu 3-5 hari sesuai informasi yang tertera di Utees.me. Benar saja, 3 hari kemudian kaos tersebut tiba di rumahku yang berada di Surabaya. Terbungkus rapi dengan kertas cokelat dengan lambang "U" berukuran besar di depannya. Asyiknya lagi ongkos kirimnya gratis (seluruh Indonesia), cuma dengan registrasi akun di Utees.me.

A photo posted by Rosiy Wibisono (@rosiywibisono) on

Glow-In-the-Dark Tshirt: Poliflex menyebabkan kaos ini dapat menyala dalam kegelapan. (Dok. Pribadi)

Sempat terjadi masalah saat pengiriman paket sebenarnya akibat kesalahan dalam penulisan alamat rumah, namun dengan sigap pihak Utees.me dapat menyelesaikan masalah tersebut dan memberikan konfirmasi.

***

Hari yang dinanti tiba, pagi-pagi aku membangunkan mama untuk memberikan kado. Dibukanya kotak kado berwarna pink, lengkap bersama pita dengan warna senada. T-shirt berwarna watermelon pink dengan paduan teks dan clipart yang telah tersedia di Utees.me langsung dikeluarkannya. Tampak sumringah wajahnya, jarang melihatnya sebahagia ini.

Hadiah Kecil Untuk Mama: Kaos ini menjadi perwujudan ekspresi cintaku ke mama. (Dok. Pribadi)
Berusaha yang Terbaik: Semalam sebelum diberikan, aku persiapkan kado untuk mama. (Dok. Pribadi)
A Letter to Mom: Surat perwakilan perasaan hatiku selama ini, thanks mom! (Dok. Pribadi)

Aku mendesain kaos dengan dua sisi, depan dan belakang. Pada bagian depan aku sematkan doodle seorang perempuan dan tulisan "Best Mom Ever" yang menjadi representasi mamaku yang selama 19 tahun ini selalu menemani hari-hariku, serta doodle berlambang hati sebagai ekspresi cintaku kepadanya. Quotes tentang keluarga dan doodle keluarga kecilku aku sematkan pada bagian belakang.

Dibacanya postcard message yang tersisip bersama kaos. Dengan layanan order as a gift, nantinya kaos akan dikirim bersama postcard message berisikan pesan yang sudah kita tulisan saat melakukan checkout pembayaran. Hari itu juga, langsung dipakainya kaos yang aku berikan. Warnanya cocok sekali untuknya, bagiku beliau tampak lebih muda saat memakainya.

Tentang Keluarga: Tak ada yang dapat menggantikan arti sebuah keluarga. (Dok. Pribadi)
Tampak Bahagia: Melihatnya bahagia, aku pun bahagia. Senangnya!

"Kaose apik, enak digawe. Suwun, le! —Kaosnya bagus, enak dipakainya. Terima kasih, nak!", ucapnya.

Finally, misi memberi kejutan untuk mama berjalan sukses. Alhamdulillah...

***

Aku sangat berterimakasih dengan keberadaan Utees.me sangat membantu dalam menuangkan ekspresi dan kreasi kita di atas kaos. Harganya terbilang terjangkau dengan kualitas yang mumpuni. Kaos yang kita pesan menggunakan bahan cotton combat 20s, teksturnya halus dan kuat dengan rajutan rapat.

Menggunakan teknologi pintar printer DTG (Direct to garment). Desain di kaosnya terlihat jelas dan tajam.  kita dapat dapat memesan kaos tanpa minimun order dengan waktu pengerjaan yang cepat. Tersedia 3 model kaos (regular, female, kids) yang dapat dipilih dengan 10 varian warna.

So, what are you waiting for? Sekarang giliranmu untuk membuat custom tshirt-mu sendiri. Let's design your own tshirt!

Begitulah pengalamanku membuat kaos di Utees.me. Menyenangkan. Mungkin, kedepannya online tshirt creator perlu dikembangkan fitur "undo-redo". Secara keseluruhan, Utees.me sudah bagus banget! Aku percaya bahwa Utess.me dapat go international, ini terbukti dari penggunaan bahasa Inggris secara keseluruhan dalam website Utees.me dan jumlah nominal pembayaran dapat dikurskan ke mata uang dollar. Juga, melayani pengiriman internasional.

Your best T-shirt should be like your bed; it just feels like you are home when you are in it.— Ashton Kutcher

Wednesday, July 1, 2015

Cermat dalam Mengelola Keuangan, Untung di Masa Depan


Sejak kecil oleh kedua orangtuaku aku sudah dibiasakan untuk menabung. Menyisihkan uang jajan yang telah diberikan orang tua, lalu dimasukkan dalam celengan berbentuk kendi dari tanah liat. Dimana ketika sudah penuh, celengan tersebut dipecahkan begitu saja dan membeli celengan baru untuk memulai tabungan baru. Berganti dengan celengan berbahan plastik, ketika sudah penuh bagian bawah celengan dilubangi. Berbeda dengan celengan dari tanah liat, jika dengan bahan plastik setelah dilubangi masih bisa ditambal menggunakan lakban.

Ya, begitulah pertama kalinya aku dikenalkan apa itu menabung. Hingga menginjak duduk di bangku SMK aku semakin disadarkan bagimana sih cara menabung yang benar. Tidak seperti dulunya yang menurutku sangat tidak efektif. Setiap ingin mengambil uang langsung saja tinggal memecahkan atau melubangi celengan. Uang untuk menabung pun seakan sia-sia, lama kelamaan hasrat untuk menabung dikalahkan dengan nafsu untuk mengambilnya.

Saat kelas satu SMK, aku pernah mengikuti satu program yang digagas oleh Prestasi Junior Indonesia –bagian dari organisasi nirlaba terbesar di dunia Junior Achievement Worldwide yang fokus pada program pendidikan ekonomi aplikatif dan pelatihan kewirausahaan bagi pelajar. Adalah JA Financial Education, nama dari program pengelolaan keuangan yang aku ikuti. Program ini disematkan pada mata pelajaran Kewirausahaan di sekolah.

Buku saku dan buku kerja untuk program JA Personal Finnance tahun 2014. (Dokumen Pribadi)

Ada beberapa poin yang ditekankan dalam program tersebut, termasuk menabung di dalamnya. Ternyata kita tidak boleh asal menabung lho teman-teman. Ada tahapan yang harus dilalui sebelumnya, ilmu yang aku dapatkan dari program tersebut mungkin juga dapat diterapkan oleh kalian semua. Caranya mudah kok, asal kalian telaten saja dalam menjalaninya. So pasti, sekarang menabung, esok akan untung.

Tahap 1: Menetapkan Tujuan

Kebanyakan orang menabung tanpa dasar yang jelas untuk itu diperlukan penentuan suatu tujuan menabung, bisa barang maupun jasa. Hal ini mutlak dilakukan agar kita dapat menghitung seberapa lama jangka waktu yang dicapai dan berapa biaya yang akan kita keluarkan, sehingga kita dapat mengatur berapa banyak uang yang harus disisihkan untuk meraih tujuan tersebut.

Contoh template penyusunan tujuan menabung atau dikenal juga dengan "My Smart Goals". (Dokumen Pribadi)

Usahakan tujuan ini ditulis dalam secarik kertas, lebih baik bila dihias lalu ditempelkan di segala tempat yang mudah dilihat. Supaya kita senantiasa ingat selalu tujuan kita tersebut. Apalagi bila kita memiliki tujuan yang spesifik, wah pasti hasrat untuk mendapatkan tujuan tersebut semakin besar.

Tahap 2: Menyusun Laporan Keuangan

Langkah berikutnya adalah mencatat semua transaksi keuangan dalam laporan keuangan harian. Tetapi sebelumnya, ada baiknya kalian memahami konsep mengenai kewajiban, kebutuhan dan keinginan; serta pengeluaran tetap, tidak tetap dan berkala. Ini dilakukan agar laporan keuangan harian yang kita catat lebih terorganisir dan kita juga dapat cerdas memilih mana pengeluaran yang harus dikeluarkan dan mana yang tidak.

Contoh template penyusunan catatan keuangan harian. (Dokumen Pribadi)


Tak perlu dengan format yang membingungkan, buatlah suatu form yang mudah untuk kalian pahami dan isi. Kalau perlu buat form tersebut menjadi buku catatan saku yang sewaktu-waktu dapat kita isi kapan saja dan dimana saja. Mungkin terlihat tidak penting kan, tapi cobalah mulai sekarang pasti kalian kaget dengan catatan keuangan kalian sendiri. Banyak dihabiskan untuk pengeluaran yang diperlukan atau pengeluaran yang tidak penting. Kalian pasti akan tahu, asal telaten ya.

Tahap 3: Menabung

Langkah terakhir ialah menabung. Menabung berarti kalian semua telah merencanakan pengeluaran di masa mendatang atau setidaknya ada dana darurat yang dapat digunakan kapan saja. Selain untuk mencapai tujuan di tahap pertama yang telah disampaikan sebelumnya, menabung juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai hal. Seperti mengantisipasi kondisi darurat, menabung liburan, menabung demi masa depan atau menabung untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Bicara Seputar Pengalaman Pribadi

Dari tiga tahapan tersebut aku langsung mempraktekannya. Sebagai awalan aku membuat tujuan menabungku untuk membeli sepatu sekolah, ya saat itu sepatu sekolahku sudah kusam keadaannya. Agar cepat terbeli aku membuat jangka waktu satu bulan setengah dengan menyisihkan uang Rp 20 ribu tiap minggunya. Sepatu yang aku beli harganya berkisar sekitar Rp 100 hingga 120 ribu.

Catatan pengeluaran dan pemasukan pun aku tulis dalam sebuah buku catatan yang setiap harinya aku bawa di tas sekolah. Setiap mendapatkan uang jajan, aku langsung menulisnya dalam buku tersebut. Dan ketika akan membeli sesuatu akan aku catat kembali. Pada fase pertama terlihat malas tentunya untuk mencatat uang yang kita dapatkan dan keluarkan. Lambat laun pun aku terbiasa untuk menulis catatan keuangan sendiri, meskipun tak setiap hari setidaknya setiap minggunya selalu ada laporan yang dapat aku pantau.

Sepatu yang aku beli hasil dari menabung. (Dokumen Pribadi)

Oh ya, pantau terus catatan tersebut setiap harinya. Pastikan untuk menyisihkan uang untuk yang ditabung dahulu sebelum memikirkan untuk yang dibelanjakan. Syukur-syukur bila dari hasil mencatat tersebut mendapatkan uang sisa pengeluaran, langsung masukkan saja ke tabungan kita sebelumnya. Bisa bikin hemat kan dengan metode ini.

Pertanyaan umum yang sering hinggap saat menabung ialah kemanakah kita akan menaruh uang tabungan kita? Apa mau menabung dalam celengan, lagi? Tidak lah ya. Sekarang kan sudah banyak bank-bank memberikan banyak layanan tabungan yang dapat kalian pilih. Agar tak pusing memilih, aku menyarankan untuk membuka website Cermati.com. Mengapa Cermati.com? Sebab, disana sudah tersedia lengkap berbagai jenis produk finansial terbaik bagi kalian semua. Ada pula tips dan trik dalam mengolah keuangan, semua ada. Hanya membuka satu website saja kita akan mendapatkan sejuta manfaat.

Laman muka dari Cermati.com.

Kita harus cerdas memilih metode apa yang harus kita gunakan dalam menabung dan akan membawa kemana hasil tabungan tersebut. Bila tak cermat memperhitungkannya bisa-bisa kita menabung hanya untuk beberapa saat saja, tidak untuk berkepanjangan. Menabung juga bukan berarti kita harus sangat berhemat, tetapi kita harus pandai dalam mengelola keuangan kita sendiri.

Dari beberapa minggu yang lalu aku telah membuat tujuan baruku dalam menabung. Yakni, aku ingin menabung untuk mendirikan suatu usaha bisnis online. Hitung-hitung agar tabungan tersebut tidak hanya menimbun uang saja tetapi juga untuk dikembangkan kembali dan mendapatkan uang yang lebih banyak lagi. Kalian bisa juga lho berinvestasi dari hasil menabung kalian. Ada tips tambahan lagi nih, usahakan ragamkan tabungan kalian dalam beberapa skala prioritas. Misalnya tabungan untuk pendidikan berbeda dengan tabungan lainnya.

Mungkin itu sedikit tips seputar menabung yang pernah aku alami. Bagaimana, setujukah kalian dengan metode yang aku dapatkan dan terapkan dari program Financial Education ini? Aku pribadi sih sangat menyukai metode ini, sebab kita lebih tahu tujuan kita dalam mengelola keuangan dan dikemas lebih mudah. Cocok diterapkan untuk anak-anak dengan bimbingan orang tua. Pendidikan keuangan layaknya harus diterapkan sejak dini, agar dewasa tak merugi.

Yuk, mulai menabung dari sekarang!


***
Surabaya, 1 Juli 2015
Muhammad Fathur Rosiy (18 tahun)
Total: 994 kata